Neraca Perdagangan Sulut Surplus US$ 43,34 juta

Publikasi / Berita

Neraca Perdagangan Sulut Surplus US$ 43,34 juta

Manado - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kegiatan rillis Berita Resmi Statistik yang digelar di Aula BPS Provinsi Sulawesi Utara, Senin (1/10/2024).

Press Release dilaksanakan secara hybrid melalui live streaming youtube, virtual zoom, dan tatap muka langsung untuk peserta terundang. Materi rilis disampaikan oleh Aidil Adha selaku Kepala BPS Prov. Sulut.

Dalam paparannya, beliau menyampaikan Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sulut periode September 2024, serta Perkembangan Ekspor dan Impor Provinsi Sulut periode Agustus 2024 (Angka Tetap).

"Untuk perkembangan IHK September 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sulawesi Utara sebesar 3,66 persen turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,69," ungkapnya.

"Tingkat deflasi secara month month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Utara bulan September 2024 sebesar 0,54 persen, dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) sebesar 0,11 persen," jelasnya.

Lebih lanjut, Aidil menyampaikan nilai ekspor Provinsi Sulut pada Agustus 2024 tercatat sebesar US$ 67,26 juta. Komoditas ekspor terbesar pada Agustus 2024 masih didominasi lemak dan minyak hewani/nabati, senilai US$ 39,35 juta atau 58,51 persen dari total ekspor. Negara tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok sebesar US$ 29,97 juta atau 44,56 persen dari total ekspor.

Sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah bahan bakar mineral, senilai US$ 20,83 juta atau 87,06 persen dari total impor. Singapura menjadi negara asal impor terbesar yang mencapai US$ 9,42 juta dari total impor," kuncinya.

Dengan demikian, Neraca Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara Agustus 2024 Surplus US$ 43,34 juta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran BPS Sulut, Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemprov Sulut dan Stakeholder terkait lainnya.(Dkips)